WORK PLANS AND REALIZATIONS Skip to main content

Translate

WORK PLANS AND REALIZATIONS


WORK PLANS AND REALIZATIONS 
RENCANA DAN REALISASI KERJA 

* Rekan-rekan yth, kegiatan-kegiatan kami berikutnya yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini adalah dua on-farm action pada lahan petani-kopi.  Kita berharap bahwa keberhasilannya akan menjadi model bagi dan diikuti oleh petani kopi lainnya. Semua biaya operasional diambil dari profit penjualan kopi saya.
(1) Pertama, mengimplementasikan metode N57 untuk melenyapkan Penggerek Buah Kopi (PBKo).  Masalah: persentase serangan PBKo sangat tinggi di Sumatera Utara. Di beberapa areal, PBKo bahkan dapat mengakibatkan penurunan produski hingga 98% artinya dari 100 buah kopi hanya ada 2 buah yang mengandung biji sedangkan 98 buah tidak mengandung biji karena sudah dimakan oleh PBKo.
(2) Kedua, melatih petani kopi untuk menghasilkan pupuk organik dari sumber daya tanaman di sekitar ladang kopi petani. Strategi implementasi adalah menunjukkan kepada petani bahwa pupuk organik dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi dengan signifikan.

** Kita masih membutuhkan ribuan gunting dan juga masih perlu melakukan banyak alih pengetahuan dan teknologi kepada petani kopi. ** Tuhan telah dan akan selalu memberkati dermawan yang dipakai Tuhan untuk menyalurkan berkat dan kasihNya bagi manusia dan alam semesta. Dermawan tersebut adalah para pembeli kopiku.  Keuntungan penjualan Kopi yang saya produksi yakni Aleale (Arabica), Sirambumas (Robusta) dan Luwak DaSola (Reguler dan Peaberry) telah saya gunakan untuk membeli sebanyak 40 gunting (senilai Rp. 1.400.000) yang telah diberikan secara gratis kepada Petani Kopi di Kabupaten Dairi, Simalungun, Samosir, Humbang Hasundutan, Tobasa, Pakpak Bharat, Tapanuli Utara dan Karo di Provinsi Sumatera Utara.  Gunting tersebut digunakan untuk memotong tunas-tunas adventif, cabang-cabang nonproduktif seperti cabang gila atau cabang sungsang dalam konteks “Membangun Rantai Nilai Kopi Yang Produktif dan Berkelanjutan” di Sumatera Utara. Menggunakan gunting akan meningkatkan produktivitas kerja dan meningkatkan produksi kopi yang akan meningkatkan kesejahteraan petani kopi.


*** Selain memberikan gunting, saya juga beberapa kali telah melakukan kegiatan penyuluhan untuk alih pengetahuan dan teknologi kepada petani kopi dimana biaya kegiatan-kegiatan penyuluhan ini saya ambil dari profit penjualan kopi saya. Terima kasih sebesar-besarnya saya ucapkan kepada para dermawan (pembeli kopiku) tersebut antara lain (diurutkan berdasarkan abjad, pembaharuan terakhir dilakukan pada 6 September 2013).

Di masa depan semoga kita semakin dapat berbuat untuk membantu kehidupan mereka yang tidak berdaya. Terakhir tapi sangat penting: Siapakah lagi ikut berpartisipasi?

**** Rekan2 yth, terima kasih atas support, pujian, dorongan, dan pembelian. Apa yang telah kami capai hingga sekarang semata-mata karena kebaikan hati orang-orang yang melihat bahwa banyak saudara-saudara mereka yang perlu dikasihi melalui aksi yang kami rancang. Pembelian mereka terhadap kopi kami hanyalah sebagai perantara atau saluran kasih mereka terhadap orang-orang yang membutuhkan bantuan di pedesaan. Misi kami "Coffee for Life and Nature" seperti sebuah "Impossible Mission IV" (filmnya belum keluar). Sebagai manusia biasa-biasa dengan keterbatasan kemampuan dan modal, kami sering mengalami kelesuan, keraguan dan kegamangan di hati karena beratnya medan juang, hambatan, dan tantangan. Tapi, banyak orang yang saya kenal atau tidak kenal yang secara langsung maupun tidak langsung telah menyemangati kami untuk terus melangkah, seperti kalimat mereka : "Pasti banyak kesulitan yg akan kalian hadapi sebelum mencapai keberhasilan", "Go to the next level (majulah ke level selanjutnya yang lebih tinggi)", "Citius, Altius, Fortius (lebih cepat, lebih tinggi, lebih kuat)", "Competitiveness (daya saing)" dan "the show must go on (lanjutkan)". Oleh karena itu, kami akan berupaya untuk terus melangkah disebabkan oleh keyakinan kami bahwa apa yang kami lakukan tidaklah merugikan siapapun juga, dan juga disebabkan oleh kuatnya ingatan kami terhadap wajah-wajah kelelahan dan rumah-rumah sangat sederhana dari keluarga-keluarga yang tidak berdaya di pedesaan. Di atas semua itu, biarlah Tuhan mengerjakan pekerjaanNya dan juga mewujudkan rencanaNya. Tuhan memberkati kita.


==============================

WORK PLANS AND REALIZATIONS AS WELL AS NEWLY UPDATED LIST OF CUSTOMERS (6 September 2013).

* Dear friends, our activities to be implemented in the near future are two on-farm actions at coffee field of farmers.  We hope that the success will be a model for and followed by other coffee farmers.  All cost will be covered by the profit of my coffee sale.
(1) First, to implement N57 Method to eradicate Coffee Berry Borer (CBB). Problem: infection percentage is very high in North Sumatra Province of Indonesia.  in some areas, the CBB can even lead to lower production for up to 98% which  means that out of 100 cherries there are only 2 of cherries having green bean, and 98 of cherries have no green bean which were already eaten by by CBB.  
(2) Second to teach the coffee farmers to produce organic fertilizers by using their own plant organic resources surrounding the coffee field.  Implementing strategy is to show them that organic fertilizer can increase growth and yield significantly. 



** We still need thousands of scissors as well as many counceling activities in order to transfer  knowledge and technology to coffee farmers. ** God has and will always bless the generous used by God to dispense blessings and God’s love for mankind and universe. The generous are the buyers of my coffee.  Gain on sale of coffee that I produce Aleale (Arabica Coffee), Sirambumas (Robusta Coffee) and Luwak DaSola (Regular and Peaberry Civet Coffee) has been used by me to buy 40 scissors IDR 1,400,000 which have been given free of charge to the coffee farmers in Dairi, Simalungun, Samosir, Humbang Hasundutan, Tobasa, Pakpak Bharat, Tapanuli Utara and Karo Regencies of North Sumatra Province of Indonesia. We still need thousand of scissors.  Scissors will be used to cut the adventitious shoots, nonproductive brances like crazy branch or breech in the context of “To Build Sustainable Productive Coffee Value Chain” in North Sumatra Province of Indonesia. Using scissors will increase labor productivity and improve coffee production which will increases the welfare of coffee farmers.

*** In addition to giving the scissors, I also have done several times counceling activities for knowledge and technology transfer to coffee farmers for which I use the profit of the coffee sale to cover the operational costs. Thank you profusely, I thank the generous (my coffee buyers) include (in alphabetical order, last updated on 6 September 2013).

**** Dear friends, thank you for the support, praise, encouragement, and purchase. What we have achieved up to now is solely because the kindness of people who saw that many of their brethren who need to be loved through action that we have designed. Their purchases of our coffee is only as an intermediary or channel of their love for the people who need help in the countryside. Our Mission "Coffee for Life and Nature" is like a "Mission Impossible IV" (the movie has not yet come out). As an ordinary human being with limited ability and capital, we often experience lethargy, doubt and uncertainty in our heart and mind due to the rough terrain fighting, obstacles, and challenges. But, a lot of people I know or do not know that directly or indirectly has encouraged us to keep going, as they phrase: "Definitely a lot of difficulties that will confront before achieving success", "Go to the next level", "Citius, Altius, Fortius (faster, higher, stronger)", “competitiveness" and "the show must go on". Based on it, we will try to continue moving due to our belief that what we do does not harm anyone, and also due to the strength of our memories of the tired faces and very simple houses of families in rural areas who are economically weak.  On top of that, let God works God’s work and also realizes God’s plan. God bless us.

In the future I hope we can do much more to help the lives of those who are not economically empowered. 
Last but not least: Who else wants to participate?

Related post click:

1.  Buyers List
2.  Pruning Shears Given to Coffee Farmers.
3. Working together with Coffee Farmers


Thanks.  Kind regards.

Dr. Ir. Sabam Malau

Most popular posts

PMB UHN Medan 2019

Ingin punya cerita abadi? Rajutlah itu di kampus dari Era IR 4.0 ini.  ...................... Wanna have a never ending story? Shape it on this campus from the era of IR 4.0.
Ini berita baru dan baru berita tentang Universitas HKBP Nommensen Medan.  Perlu dan berguna.  Sebarkanlah (share).  Banyak anak bangsa yang membutuhkannya. 





Ini berita baru dan baru berita tentang Universitas HKBP Nommensen Medan.  Perlu dan berguna.  Sebarkanlah (share).  Banyak anak bangsa yang membutuhkannya.

Dr. Ir. Sabam Malau
Dosen Tetap
Prodi Agroekoteknologi
Fakultas Pertanian
Universitas HKBP Nommensen
Jalan Sutomo 4-A Medan
Minggu 27 Januari 2019

Mahasiswa Baru Fakultas Kedokteran (Hasil Seleksi Gelombang II)

Inovasi Kopi

Salam coffee, salam C dari Balitbang Sumut. Tadi difoto seusai Rapat tentang: "Pengembangan klaster inovasi produk unggulan daerah (PUD) KOPI Provinsi Sumatera Utara". Saya diundang sebagai narasumber pada rapat tersebut di Aula Balitbang Sumatera Utara, Senin 4 Maret 2019.
Salam coffee, salam C.






Sabam Malau

18. Akreditasi Prodi Pendidikan Agama Kristen, Nommensen, Medan

Beasiswa dan kuliah di luar negeri? Nommensen mengurusnya untuk Anda.

Beasiswa dan kuliah di luar negeri?  Nommensen mengurusnya untuk Anda.  Di universitas terkenal di Inggris (Bristol University) dan di Taiwan (Tunghai University, National Dong Hwa University, National Chung Hsing University, National Chiayi University, National Chung Cheng University, Yuan Ze University, National Taiwan University of Science and Technology, National Taipei University of Technology, National Ping Tung University,  Asia University, dan National Central University), sejak tahun 2015 sebanyak 42 alumni Nommensen telah memeroleh beasiswa untuk melanjut ke program Magister (S2).  Kantor Urusan Internasional Nommensen telah membimbing mereka untuk memeroleh beasiswa LPDP dan Taiwan.  Satu diantaranya kuliah di UGM dengan beasiswa LPDP.  Mereka adalah alumni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Ekonomi, Fakultas Teknik, dan fakultas Hukum UHN Medan.  Lihatlah tabel berikut. Sebahagian diantara mereka sudah tamat magister.  

Anda ingin kuliah Magister atau Doktor …

30. Akreditasi Prodi Magister Ilmu Administrasi, Nommensen, Medan

Pdt Willem TP. Simarmata, MA

Prokemajemukan, prorakyat, prodifabel (prodisabilitas).


Pilihlah Pak Pdt Willem TP. Simarmata, MA menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Provinsi Sumatera Utara Periode 2019_2024.

Salam coffee, salam C.
Dr. Ir. Sabam Malau

Coffee Roaster, Coffee Maker and Coffee Cupping Session

Coffee Roaster, Coffee Maker and Coffee Cupping Session

It was a great time to have extraordinary experience from Cupping Session with Coffee Stakeholders at Samosir Island. The cupping session was: Location : Hotel Tiga Besar, Pangururan City, Samosir Regency, North Sumatra Province of Indonesia.Date: Saturday, 10 March 2012 Participants : Sabam Malau (Chaiman of  NSCF-North Sumatra Coffee Forum)Jornang Sinaga (Member of SCF-Samosir Coffee Forum; He is also a coffee farmer)Monang Gurning (Member of SCF-Samosir Coffee Forum; He is also a coffee farmer)Mangisi Dedy Putrawan Sinaga (Coffee Processor at Samosir)Sardi Gurning (Coffee Agent/Collector at Samosir)Marie-Anne Rogers (Coffee Technician at Masteroast, Peterborough, United Kingdom) 
The objective of the cupping session: To expose cupping method to farmers, processor and agent of coffee at grass root level. To let them experience their coffee taste, and to educate them the correlation between coffee taste with coffee cultivation, harv…

28. Akreditasi Prodi Magister Manajemen, Nommensen, Medan

2018 Mahasiswa Nommensen kuliah di luar negeri

Sebanyak 32 Mahasiswa Nommensen Medan diberangkatkan ke Korea Selatan dan Taiwan dalam rangka International Student Exchange (ISE, Pertukaran Mahasiswa Internasional). Mereka akan kuliah selama 1 (satu) semester di berbagai perguruan tinggi terkenal di Taiwan dan Korea Selatan.  Mereka merupakan mahasiswa dari Fakultas Ekonomi, Hukum, Teknik, dan Keguruan dan Ilmu Pendidikan.  Mereka merupakan Angkatan V dan VI.  Program ISE telah dilaksanakan oleh Nommensen sejak tahun 2015, dan akan terus menerus berlangsung setiap tahunnya. Mari kuliah di Universitas HKBP Nommensen, Medan.
Foto: Acara pembekalan dan pemberangkatan mahasiswa ISE Nommensen Angkatan V dan VI pada tanggal 16 Agustus 2018

ISE Angkatan sebelumnya (1).
ISE Angkatan sebelumnya (2)
ISE

Sertifikat Akreditasi:
Sertifikat Akreditasi Universitas HKBP Nommensen, Medan dan Sertifikat Akreditasi SEMUA Program Studi (Prodi) Akuntasi
Sertifikat ini dapat juga didownload dari website Universitas HKBP Nommensen Medan https://web.uhn.ac.id/…